hari ini sepulang dari ngajar anak les-ku, seperti biasa aku naik bis 83,jurusan grogol teluk gong.
samar-samar ketika naik bis yang sudah lumayan penuh,tiba-tiba terdengar seperti ada alunan gitar yang melantunkan lagu rohani. Tapi kupikir ah...mungkin hanya perasaanku aja,karena aku lirik-lirik kanan kiri ga ada yang sedang memainkan gitar.
setelah bis mau jalan, naiklah 2 orang pengamen.sebenarnya dalam hati sudah agak males kalau ada ngamen-ngamen gini. tapi "berpikir positif sajalah, coba untuk menghargai kehadiran orang lain", kata si sisi baik dalam hati.
aku liat si pengamen ngomong ga jelas, kupandang dari atas ke bawah, tidak ada yang menarik. dan kucoba untuk membaca gerak bibirnya, namun tidak satupun kata-kata yang jelas,karena ketika dia ngomong malah lebih mirip kumur-kumur. Namun alangkah terkejutnya ketika gitar perlahan dipetik. Jreng..."Tinggikan diriMu..mengatasi langit. KebesaranMu Tuhan,mengatasi bumi."
Wow...amazing. ga biasanya ada ngamen yang mau membawakan lagu rohani. Ya yang biasa bernuansa Tuhan gitu deh. Tapi salut, mereka hanya pengamen, namun membawakan lagu rohani dalam pekerjaan mereka, mungkin hal yang bisa mereka lakukan sebaik mungkin. Tanpa harus ada perasaan takut tidak diberi, mereka tetap membawakan lagu itu sampai habis dengan penuh penjiwaan. Diam-diam di dalam hati, aku juga ikut bernyanyi memuliakan Tuhan. Hati yang tadinya kesel sumpek capek, tiba-tiba ada suasana surgawi di dalam bis kota.
Akhirnya setelah membawakan lagu tersebut, beberapa orang memberikan uang termasuk aku. Tadinya sih cuma mau kasih seribu. Tapi aku pikir menolong sesama anak Tuhan apa salahnya, terlepas dari dia bisa menyanyikan lagu rohani bukan berarti dia anak Tuhan bukan? Tapi at least dia sudah mengagungkan nama Tuhan di antara orang-orang yang belum mengenal Dia.
Ya sudahlah aku beri saja tiga ribu. the last money that stay in my bag's pocket.
Well see you again, pengamen rohani. Jangan berhenti memuliakan nama Tuhan dalam pekerjaanmu. Tuhan memberkati


20.23



0 responses to "pengamen rohani"


Posting Komentar